Wednesday, February 5, 2014

Dari Bantar Gebang Hingga Imlek


= John Stuart Mill =
I have learned to seek my happiness by limiting my desires,
rather than in attempting to satisfy them
(Aku sudah mempelajari, untuk mencari kebahagiaanku 
dengan mengatasi keinginanku,
daripada mencoba untuk memuaskannya.)
_______________________________
_________________


Hari Kamis tanggal 30 Januari minggu lalu ada kunjungan dari murid-murid CIS (Christian International School) ke Bantar Gebang. Mereka membawa bingkisan-bingkisan untuk anak-anak yang kami asuh di sana; sungguh tak terhingga bahagia dan indahnya senyum yang terpancar dari wajah setiap anak yang merasa dipedulikan oleh sesamanya. 
Mereka meyakinkan diri mereka jika masih ada yang memiliki hati untuk bisa berbagi kasih dengan mereka
Disinilah kami juga melihat kebhinekaan menjadi nyata didalam kehidupan yang nyata diantara sesama anak bangsa ini. Setelah bermain bersama beberapa saat, akhirnya mereka pulang ke sekolah mereka dan kami melanjutkan aktivitas belajar kami.
Keesokan harinya, kami libur. Hari itu adalah hari raya Imlek bagi saudara-saudara yang keturnan Tionghoa. kami menyempatkan diri untuk ikut bergabung didalam kemeriahan suasana dan perayaan Imlek di Kampung China Kota Wisata

Suasana sangat meriah. Ada berbagai macam pertunjukan disana, bahkan pertunjukan yang satu ini pun bahkan ikut "nyantol" di kamera ku
Kalian tahu gadis cantik berbaju biru itu sedang apa??...rupanya dia "ngupil"...hahahhaahahahahaha...parah banget
Sebelum pulang, berpose sedikit di tembok China hehehehhee...sedikit narsis itu alami. Sayangnya isteriku tersayang ga mau di foto...hmmmm
Setelah kemeriahan Imlek berlalu, kami kembali larut dalam kesibukan di tempat belajar kami. Kami membagikan bingkisan dari murid-murid CIS kepada mereka yang ada di Cikiwul...

Keceriaan dan senyuman mereka kembali menjadi sukacita tersendiri bagi kami hari itu. Bahkan Pak Marto pun memberikan senyum terbaiknya hari itu
Proses belajar kemarin kami mulai dengan memeriksa kebersihan kuku.
Inilah kisah kami selama beberapa minggu dimana saya tidak intens menulis kisah-kisah kami di Diary ini. Kami tetap berdoa, semoga pelayanan ini tetap berjalan dengan baik.

= Mother Teresa =
Where there is a great love, there are always miracles.
(Di mana ada cinta yang besar, disana selalu ada mujizat)
____________________________
_______________________


05/02-2014

Puri Ganda Asri
Blok C1 No.7
Ciangsana


Wednesday, January 22, 2014

Never, never, never give up


= Winston Churchill =
Never, never, never give up!
(Jangan, jangan, dan jangan pernah menyerah!)

Selamat pagi menjelang siang teman-teman semua...
Aku berharap menjumpai kalian semua dalam keadaan yang penuh sukacita dan damai sejahtera. 
Teman-teman kemarin adalah hari yang sangat membahagiakan...kalian tahu kenapa?
Kemarin anak-anak kami begitu antusias belajar...bahkan aku berpikir ini adalah buah yang pertama kami tuai dalam pelayanan ini.
Anak-anak kami mulai belajar bercerita
Hai...mereka bercerita dengan gaya dan cara mereka sendiri...itu menggelitik...menggelikan...bahkan kocak...
Awaliah...Kari'...Erfan...bahkan Muhamad yang kecil pun gembira karena mereka bisa berdiri didepan kelas dan bercerita dengan gembira
inilah sukacita terbesar kami
Hari ini banyak juga kisah lucu yang lain...
Ada Siti Nurjannah yang sibuk memberi komando pada kambing-kambingnya yang nakal dan tak mau pulang ke kandang.
Kelihatannya kambing-kambingnya lebih lincah menghindar...hehehehhehehe...
Hari ini juga aku berkunjung ke gubuk pa Taryo...dia ada di sini bertepatan dengan peresmian Bantar Gebang sebagai TPA sampah setelah TPA Kapuk di tutup.
Dia punya cita-cita agar anak-anaknya menjadi anak yang bisa mengenyam pendidikan yang layak dan nantinya bisa menjadi orang yang "setidaknya berbeda dengan dirinya".
Sebuah harapan yang mulia...
Aku pamitan setelah tiba waktu Magrib...dimana dia harus Sholat dan setelah itu dia akan ke TPA untuk "mungut"...dia lebih memilih "mungut" pada malam hari, alasannya adalah karena tidak panas dan tidak terlalu berebutan dengan orang lain.
Selamat berjuang Pa Taryo...Semangat!!!

Inilah kisahku hari ini...
Hikmah dari semua ini adalah "sekecil apapun peluang, kalau digunakan dengan bijaksana maka akan mendatangkan manfaat yang membawa kita pada peluang-peluang lain yang lebih besar."

Salam hangat...dan tetap semangat ya...



= Peribahasa Persia =
Pada detik-detik yang menyengsarakan, jangan pernah kehilangan harapan.
Hujan yang lebat dihasilkan dari awan yang gelap.

________________________
__________


22/01-2014

Puri Ganda Asri Blok C1 No.7
Ciangsana-Bogor

Tuesday, January 21, 2014

Lebih Dekat Lebih Baik

= Steve Forbes =
The real source of wealth and capital in this new era is not material things ... it is the human mind, the human spirit, the human imagination, and our faith in the future.
(Sesungguhnya sumber kemakmuran dan kekayaan di era ini bukanlah materi, melainkan pemikiran, semangat, imajinasi, dan iman kita akan masa depan)


Hallo teman-teman semua, selamat malam untuk kalian semua.
Secara pribadi aku turut prihatin dengan bencana banjir akhir-akhir ini yang melanda sebagian besar Jakarta dan beberapa daerah di seantero negeri kita tercinta. Doaku semoga semua ini cepat berlalu dan kita bisa memulai roda kehidupan yang lebih baik. 

Kalian mau tahu tentang kisahku selanjutnya di Bantar Gebang? 
Maaf, aku terlambat menulis karena paket internetku berakhir bebereapa hari yang lalu hehehehehe...
Kemarin kami belajar seperti biasa. Ada wajah-wajah ceria di tengah suasana mendung...dan itulah hiburan yang luar biasa untuk kami.
Setelah belajar, aku berkeliling dilingkungan kami belajar. Banyak hal yang aku lihat...
Aku mau dekat dengan mereka...
Kakek Parta dan Nenek Ateng dari Cikampek...mereka baru turun membawa hasil "mungut" mereka di tempat pembuangan sampah
Kakek dan Nenek asal Cikampek ini tampak begitu perkasa mengendalikan gerobak besar yang sarat isi kedepan gubuk tempat tinggal mereka. Mereka tampak sedikit menghela napas untuk memulihkan tenaga...
Akhirnya mereka tiba juga di depan gubuk tua tempat mereka bergulat kembali dengan hasil kerja mereka hari itu...semua dipilah menurut jenisnya...ada tulang belulang...ada berjenis-jenis kantong plastik...ada mainan dari plastik dan sebagainya
Kakek Ranta bercerita dengan semangat walaupun yang dia ceritakan tidak sesuai dengan yang kutanyakan...maklum pendengarannya sudah agak berkurang...dan sesekali nenek Ateng memberi penjelasan tambahan...
Petualanganku berlanjut...Aku juga bertemu dengan seorang ibu yang juga baru kembali dari tempat "mungut". Kami berbincang-bincang dan dari situ aku tahu bahwa penghasilan mereka sebenarnya cukup untuk mereka. Setiap lima belas hari mereka akan menimbang hasil yang mereka dapat.
Ada juga yang khusus "mungut" berbagai jenis logam. Ada tembaga, kuningan, krom, besi...
Dan juga, hari ini ada yang panen rebung bambu dan sayur kangkung di kolam dekat tempat "mungut"...

Inilah kisah ku hari ini...masih terbersit ceriaku saat melihat anak-anak belajar dengan tekun
Antusias dan kreatif membuat kami bersama-sama menikmati hari ini.

Bahkan ada yang sangat serius sampai harus berbaring tanpa memperdulikan bau yang menyengat bekas air hujan dan campuran air sampah yang sempat menggenagi kelas kami beberapa saat yang lalu akibat hujan yang tiada henti.

Inilah kelas kami...kelas dimana kami mengasah asa dan kerinduan kami untuk maju bersama.
Inilah kisahku hari ini...sudah larut malam, mari kita beristrahat dan menanti hari esok yang lebih baik.

_______________________
____________

= R.S. Thomas =
Doa seperti menggantungkan kerikil di jendela langit,
berharap menarik perhatian orang yang dikasihi ...

Pukul 22.52

Puri Ganda Asri
Blok C 1 No. 7
Ciangsana

Thursday, January 16, 2014

Hari-Hari Yang Terasa Panjang

= Aldous Huxley =
Experience is a hard teacher.
She gives the test first and the lessons afterwards.
(Pengalaman adalah guru yang keras.
Dia memberi ujian terlebih dahulu, dan pelajaran sesudahnya)

Hallo teman-teman semua, apa kabar kalian semua?
Aku berharap walaupun suasana kelabu karena hujan dan suhu yang dingin, bahkan mungkin dibeberapa tempat ada yang terkena musibah banjir, kita tetap semangat dalam menjalani hari-hari kita.

Aku juga dalam beberapa hari ini sangat sibuk. Bahkan aku merasakan, khususnya dua hari yang telah lewat adalah hari yang berat. Kami harus pulang pergi Ciangsana-Jakarta selama dua hari untuk mengikuti training Guru-guru. Training yang luar biasa membangun dan memotivasi, walaupun capek dan penat.

Tentang Sekolah yang kami asuh di Bantar Gebang, aku ingin menceritakan kisahku beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari yang lalu sebelum acara training di Jakarta.  

Waktu itu aku berangkat siang menjelang sore. Aku berpikir dijalan pasti tidak ada banjir karena sejak pagi bahkan malam sebelumnya hujan tidak begitu deras. Namun dugaanku salah...
Sebuah cekungan didepan pabrik plastik rupanya masih digenangi air setinggi dada orang dewasa...
Terang saja kuda besi kesayanganku tak mampu melewati genangan air yang dalam itu. Aku pun mengambil jalan memutar sehingga bisa sampai diseberang genangan air tersebut. 
Banyak kejadian unik yang terjadi yang aku lihat dari sini. Terlihat sebuah Buldoser besar bolak-balik mendorong air dari sebarang sini dan seberang sana...disaat yang sama truk pengangkut sampah dan kendaraan lain yang melintas di jalan tersebut mengekor di belakang Buldoser
Ada truk atau kendaraan lain yang tiba di seberang dengan keadaan baik...namun, ada juga yang tiba di seberang dengan asap yang mengepul tebal...
Ada yang mogok di tengah genangan...dan harus di dorong dengan moncong Buldoser yang besar...
Terlihat dengan riang anak-anak kampung bermain didalam genangan air kotor dan bau tanpa mau memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka...resiko terlindas truk sampah yang besar atau kendaraan lain tak mereka hiraukan...yang penting happy...mungkin itu pikiran mereka
Ada juga yang beruntung...dengan modal kail dan joran, mereka mendapatkan ikan-ikan yang besar yang mungkin kabur dari empang-empang warga sekitar
Sebuah sepeda motor roda tiga dengan muatan yang sarat tampak juga melintas di depanku
Inilah kisahku hari itu tentang banjir di Bantar Gebang. 

Inilah kisah ku beberapa hari yang lalu...sungguh, cerita banjir dan segala keunikannya tidak akan habis-habisnya untuk diceritakan. Hal penting yang harus kita ingat adalah jangan buang sampah sembarangan sebab itu akan menyebabkan banjir juga...dan juga kita harus menjaga kelestarian hutan kita.
Oke teman-teman semua...selamat beraktivitas ya...tetap semangat!!!
_______________________
______________

= Dr. Phil =
You Can't change what you don't acnowledge.
(Anda tidak dapat mengubah apa yang tidak anda ketahui.)


13.04___Jumat, 17/1-2014

Perum Puri Ganda Asri
Blok C 1  No. 7
Ciansana


Friday, January 10, 2014

Tetap Semangat

A friend will strengthen you with his prayers, 
bless you with his love, 
and ancourage you with his hope.
(Seorang sahabat akan menguatkan Anda dengan doa-doanya, 
memberkati anda dengan cintanya, 
dan memberi Anda keberanian dengan harapannya)
The Wise One

Hai friend's... sore ini aku menulis kisah kami hari ini dengan kepala yang pening karena pilek yang menyerangku sejak siang tadi. Berulang kali aku bersin dan batuk yang membuat kepalaku semakin nyut-nyutan. Doakan aku cepat sembuh ya guy's... Makasih sebelumnya.

Hari ini kami memulai kelas pagi kami dengan ceria. Kami bernyanyi dan bergoyang bersama beberapa saat sehingga semua tampak antusias dan senang.
Setelah itu, kami belajar bersama. Suasana yang antusias dan ceria membuat kami tidak bosan, bahkan suasana kelas yang ceria mengundang teman-teman yang lain lebih banyak lagi yang datang.
Inilah suasana kelas kami di pagi hari tadi. Bahkan lembaran kerja yang kami copy kurang sehingga beberapa tidak kebagian lembar kerja.
Setelah kelas selesai, saya mengunjungi salah satu orang tua murid yang sedang mempersiapkan gancu yang akan dipakai dalam memungut limbah plastik nanti malam.
Namanya Pak Udin. Dia sudah 13 tahun tinggal dan bekerja ditempat ini. Dia memungut limbah sampah dan menjualnya pada Boss dimana dia juga harus melunasi hutangnya pada Boss tersebut.
Anaknya yang pertama sekarang sudah berumur 14 tahun dan bekerja di tempat lain___dia putus sekolah dikelas 5. Pak Udin sendiri tidak tahu persis apa pekerjaan dari anak perempuannya tersebut. Sedangkan anak keduanya baru berumur 5 tahun.
Ketika saya bertanya apakah Pa Udin tidak berpikir untuk mencari pekerjaan lain, dia menjawab bahwa dia sudah bekerja diberbagai perusahaan, baik di Jawa, Sumatera namun sepertinya di sini, di Bantar Gebang lebih menjanjikan walaupun dia sadar jika di sini kebersihan dan kesehatan sangat tidak mendukung bagi dirinya. Itulah sedikit kisah tentang Pak Udin. 
O iya, sekarang ini Isterinya sering sakit-sakitan sehingga mereka berencana untuk beristirahat sebentar dari rutinitas mereka dengan pulang kampung, mereka akan pulang ke Indramayu untuk beberapa saat. Itulah sekelumit kisah dari Pa Udin, pemungut limbah palstik dari Indramayu.
Ketika aku kembali ke kelas, ternyata beberapa anak meminta dengan sangat kepada Mrs. mereka untuk memberi buku gambar yang bisa di warnai...dan akhirnya Mrs. nya sibuk lagi hehehehehehhee...
Itulah kisah kami hari ini. Kami sangat bersuka cita untuk hari ini.
Teman-teman, besok, hari Sabtu kami libur...Minggu libur...Senin kami akan mengikuti pelatihan untuk guru-guru...hari Selasa tanggal merah... wahhh libur yang panjang, tapi penuh kesibukan pelayanan. Mungkin hari Rabu kami akan memulai lagi kegiatan belajar kami.
Oke friend's... kita istirahat ya... sudah malam dan saya juga baru selesai minum obat. Siapa tahu dengan istirahat yang cukup aku cepat pulih. Terima kasih ya semua... 
______________________________
______________

Sydney Smith:
Kita tidak tahu akan hari esok, 
tugas kita hanyalah menjadi baik dan bahagia

Puri Ganda Asri
Blok C 1 No. 7
Ciabgsana
(Dalam keadaan kurang sehat)

Thursday, January 9, 2014

Pesta Layangan

Kita tidak dapat memperoleh apa pun yang kita inginkan,
 namun kita bisa mengucap syukur 
atas apa yang kita miliki.
NN

Syallom Teman-teman semua...
Maaf malam ini aku menjumpai kalian agak malam soalnya sejak sore tadi ketika kami tiba di rumah, kami disambut oleh beberapa teman yang mengajak untuk bermain badminton. Setelah itu, ada beberapa orang lain yang bergabung bersama kami sehingga disamping bergantian kami bermain badminton, kami juga terlibat dalam obrolan-obrolan yang seru. 

Pagi ini, anak-anak memulai kegiatan belajar dengan satu pertanyaan___Kenapa Mr. dan Mrs tidak datang kemarin?? penjelasan tentang hujan yang deras dan banjir tak membuat telinga mereka puas...masih ada pertanyaan susulan yang lain, dan kami menjawab sekenanya.
Hari ini, kegiatan kami di Bantar Gebang tidak terlalu padat. Di pagi hari ketika kami datang, keadaannya masih seperti kemarin. Ada Si Kari...Awaliah...Yatno...Awang...Muhammad...inilah kami pagi ini dan kami memulai pelajaran kami hari ini
Dan karena Muhammad sangat pendek, sehingga dengan terpaksa dia kami dudukkan di atas meja agar dia bisa mewarnai seperti teman-temannya yang lain hehehehhe...
Pagi itu kami belajar bersama dengan semangat. Kami berusaha untuk melupakan hujan deras dan banjir dihari kemarin yang sempat membuat kami tidak belajar pada sore hari kemarin.
Sore harinya, ketika kami datang untuk jadwal belajar disore hari, kami mendapati kampung tempat tinggal mereka begitu semarak...bukan oleh hiasan janur, umbul-umbul atau karena mereka kedatangan artis...namun kampung itu semarak karena dilangit diatas kepala mereka terlihat layangan warni-warni yang menari-nari di udara diatas kepala kami.
Bahkan bukan hanya anak-anak saja, tampak pula beberapa orang tua turut larut dalam semarak pesta layangan sore ini
Sungguh suatu suasana yang indah...inilah hiburan yang luar biasa.
Anak-anak perempuan sibuk mencari kupu-kupu di sela-sela rerumputan hijau tanpa mempedulikan keadaan sekitar yang hiruk pikuk
Kami membiarkan mereka bersukacita hari ini...mungkin dengan ini, akan sedikit melupakan kepenatan dan getirnya hidup yang dijalani. 
Hari ini kami mengakhiri hari kami dengan senyuman setelah Yatno harus rela kehilangan layangannya yang putus talinya dan diterbangkan angin
Bye bye...selmat jalan layang-layang indah...

inilah kisah kami hari ini...maaf sudah larut dan kita harus beritirahat___semoga mimpi indah ya teman-teman semua...Good night n Gob Bless You All
_______________________________
______________

Wealth buys leisure, but not wisdom
(Kekayaan membeli kesenangan, tetapi tidak kebijaksanaan.)
NN

Puri Ganda Asri
Blok C 1 No. 7
Ciangsana



Wednesday, January 8, 2014

Hari Yang Lembab_______

= the wise one =
If I could reach up and hold a star 
for every time you've made me smile, the entire evening sky would be in 
the palm of my hand.
(Jika aku bisa meraih bintang dan memegangnya setiap kali kamu membuatku tersenyum, 
seluruh isi langit itu kelak 
akan ada didalam genggaman tanganku.)

Selamat sore teman-teman semua... Hari ini aku tidak akan bercerita banyak tentang aktivitas kami di Bantar Gebang. Hari ini hujan sejak pagi...
Aku ke Bantar Gebang sendirian dipagi hari...dan situasinya seperti ini___
hanya ada Si Kari yang rajin dan Suyatno yang suka bermain Catur...kami belajar bersama sebentar, setelah itu kami bermain bersama. pukul 12 siang aku kembali untuk makan siang.
Jalanan yang becek dan bau menjadi menu yang tersaji dengan indah didepanku...

Siang hari setelah makan siang, kami bergegas untuk kembali ke Bantar Gebang...alangkah terkejutnya, rupanya hujan sedang yang terjadi di tempat tinggal kami tidak kami dapatkan di Bantar Gebang. Di sini hujan sangat deras dan angin berhembus kencang. Dimana-mana air mengalir dengan deras
Kami merasa akan sulit untuk memaksakan kuda besi kesayangan kami melewati genangan air yang dalam...setiap truk sampah yang melewati kami atau berpapasan dengan kami mencipratkan air yang kotor dan bau ke tubuh kami...
Kami memutuskan untuk kembali ke rumah. Memang sepanjang jalan aku terus memikirkan tentang anak-anak dengan senyuman khas mereka...
Inilah cerita singkat kami hari ini. Hujan dan udara yang dingin memaksa kami untuk cepat-cepat mandi dan mengubur diri didalam pakaian yang hangat dan kami beristrahat lebih cepat. Good afternoon all friend's...
_____________________
___________

Edward de Bono:
The Winner is the chef who takes the same ingredients as everyone else 
and produce the best results.
(Sang juara adalah seorang juru masak yang mengambil bahan-bahan 
yang sama seperti juru masak yang lainnya, 
dan mengahsilkan hasil yang terbaik.)

Pukul 16.59

Puri Ganda Asri
Blok C 1 No. 7
Ciangsana