Saturday, October 29, 2016

"APA TUJUAN HIDUP ANDA"?


Seorang gadis duduk satu meja di samping saya. Tampak ekspresi wajahnya berubah-ubah sambil memperhatikan layar monitor Komputer di Warnet yang bising.
"Mas...punya uang sepuluh juta ga? suaranya mengagetkan ku.
"wowwww...ga ada mba'....kataku dengan gagap.

"Aku butuh untuk membeli saham On line... katanya kemudian.
"emang mba' maen saham?
"iya, tapi aku malah kehilangan semua uangku...

aku mengangguk walaupun aku ga tau tentang apa yang dia bicarakan. Saham sih pernah kudengar, tapi ku belum tau gimana cara bermain saham.

akhirnya dia curhat tentang pekerjaannya tersebut, sampai keadaan yang dialaminya sekarang. aku hanya diam dan prihatin. tak ada yang mapu untuk kulakukan saat ini.

"maaf mba'...aku ga bisa bantu apa-apa...jangankan sepuluh juta, bahkan gaji saya ga cukup untuk kebutuhan keluargaku saat ini..." kataku

memikirkan itu, dengan rasa syukur aku berkata kepada diriku, Terima kasih Ya Tuhan utuk berkat-Mu setiap hari...pekerjaan yang Engkau berikan adalah anugerahterindah bagiku.




kisah ini aku tuliskan karena aku melihat bahwa banyak orang yang penat menjalani hidup ini...ada yang berusaha dengan sungguh-sungguh tapi tidak mau tunduk pada kemahakuasaan TUHAN, namun lebih menonjolkan pemahamannya yang sempit. sehingga disaat gagal, dia menjadi sangat terpuruk


orang Kristen harus mengandalkan TUHAN dan Firman-NYA. karena didalam kerendahan hati dan ketaatan pada-Nya ada pengharapan sejati.


itu janji Tuhan, janji yang tak pernah dingkari-Nya.
sepanjang hidupku, kegagalan adalah hal biasa, bahkan aku menjamin itu bukan hal yang akan mebuatku terpuruk namun itu akan menjadi pemicu bagi semnagat baru. 


aku tahu itu karena aku yakin tiak salah alamat ketika aku meminta, tapi aku meminta semuanya pada DIA yang meiliki hidup dan mengendalikan hidup ku.


jadi apa tujuan hidupmu sekarang?

Monday, November 2, 2015

"DOAKU"

Terpaku aku......






Beberapa saat aku tertegun di persimpangan. semua terasa berat, jalan didepanku terasa begitu licin untuk ditapaki.

Teringat kembali suatu masa yang indah dahulu, ketika Ibuku mengajariku berdoa...dengan tenang dan penuh kelembutan dia membisikkan kata-kata yang mengalun indah menerobos relung hatiku.


Semua terasa nyaman...

Bebanku terasa hiang dari pundakku dan menyisakan perasaan bebas yang sungguh tak dapat kulukiskan....


Membawaku terbang dalam angan-angan yang indah dan mimpi yang menyeberangkanku kedunia lain yang tenteram

Tersadar aku....

Aku masih ada di persimpangan itu.

Namun ada sebersit rasa bahagia yang membuat kepala terasa dingin dan semangatku timbul kembali. semua terasa indah dan mempesona...


Doaku 

Seperti doa ibuku, membuat aku kuat kembali.