Wednesday, February 18, 2026

TENTANG RENDAH HATI

 "Jadilah besar dalam kerendahan hati". Kristov_


Belajar dari pohon besar yang rindang, dia tidak perlu berbicara tapi kehadirannya sudah memberi teduh dan manfaat bagi banyak orang. Begitu juga kita, kalau punya prestasi atau kemampuan pakailah itu dengan rendah hati.


Filipi 4:2 "Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan". 


Rendah hati juga berarti kita selalu terbuka untuk belajar dan bisa menerima kritik.


Tidak ada yang sempurna, dan kita bisa terus berkembang jika kita mau mendengarkan orang lain. 


Rendah hati menolong kita agar sehati sepikir menuntaskan visi yang TUHAN berikan bagi kita.


Selamat sore. TUHAN Yesus Kristus memberkati. Shallom 


PDP. Kristovianus Masneno, S.Th,.M.Pd.

Menjaga Alam

 "Mau beli tabung oksigen atau menjaga oksigen gratis yang sudah ada?"- Kristov


Suatu bangsa yang menghancurkan tanahnya sama dengan menghancurkan dirinya sendiri. Hutan adalah paru–paru dari tanah kita. Memurnikan udara dan memberi kekuatan baru kepada kita.


Mazmur 104:29 "Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu"


Mazmur 104 secara keseluruhan adalah renungan tentang kebesaran TUHAN atas semua ciptaan Nya. 


Jika Kita melewati batas batas yang ditentukan bagi kita maka hanya bencana yang akan kita tuai (7-9).


Jangan serakah, ambillah apa yang patut untuk Kita ambil dan taburlah benih untuk tetap terjaga dalam lestari bumi.


Selamat siang. TUHAN Yesus Kristus memberkati. Shallom 


PDP. Kristovianus Masneno, S.Th,.M.Pd.

Thursday, February 12, 2026

CINTA MUDA

 "Cinta muda itu seperti perangko --- nempel terus disetiap kabar. Setelah tua....kadang jadi paket COD: datangnya kapan-kapan, bayarnya diakhir" 🫣🫣😂😂


Manusia itu gampang berubah. Hari ini berkomitmen, besok berdalih. Namun Kita sebagai anak TUHAN harus hidup menjadi berkat dan teladan dalam segala kondisi.


Yesaya 55:3 "Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud". 


Hanya TUHAN saja teladan sejati kita. Belajarlah dari Dia tentang komitmen dan kesetiaan sebab tidak akan pernah diingkari-Nya segala Firman-Nya. 


Juga dengarkan Dia setiap hari dalam doamu, penyembahanmu, dan permohonan-permohonan mu yang naik kepada -Nya


Selamat siang, TUHAN Yesus Kristus memberkati. Shallom 


PDP. Kristovianus Masneno, S.Th,.M.Pd.

TENTANG PERNIKAHAN

 "Pernikahan adalah ketika kamu menyadari bahwa orang yang kamu cintai adalah orang yang membuat kamu ingin membunuh mereka setiap hari... tapi kamu tidak bisa hidup tanpanya." 🤣


Kehidupan pernikahan adalah menyatukan perbedaan diantara dua pribadi. Ini adalah tantangan besar yang kadangkala sangat tidak mudah untuk dijalani.


Efesus 5:29 "Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, Sama seperti Kristus terhadap jemaat".


Dengan mengasuh dan merawati pernikahan sepenuh hati akan membawa kita masuk dalam petualangan cinta yang sejati hari ke hari.


Kelemahan dan kekurangan dari suami istri adalah kekuatan yang menyatukan bukan jurang yang memisahkan.


Selamat pagi, TUHAN Yesus Kristus memberkati. Shallom 


PDP. Kristovianus Masneno, S.Th,.M.Pd.

TENTANG CINTA

 "Cinta itu buta, jadi kalau kamu ingin tahu apa yang kamu cintai, tanya temanmu, mereka pasti tahu!" 😂


Kata bijak yang jenaka ini benar adanya. Kadang untuk mengetahui sesuatu dari pasangan Kita maka tanyalah pada temannya, mereka yang lebih tahu.


Firman TUHAN dalam Mazmur 25:12 mengatakan: "Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya"


Jadikan TUHAN sebagai teman karibmu dan dia menunjukkan kepadamu cinta sejati.


Ingat TUHAN Maha Tahu bahkan isi hati manusia pun ada didalam genggaman tangan Nya. 


Selamat pagi, TUHAN Yesus Kristus memberkati. Shallom 


PDP. Kristovianus Masneno, S.Th,.M.Pd.

Saturday, January 31, 2026

MARI SEBERANGI SUNGAI EFRAT

Bacaan: Kejadian 10:21-31

Dikatakan didalam Firman Tuhan bahwa Sem adalah bapa leluhur semua keturunan Eber.

Kemudian Eber ini adalah keturunan ke empat dari Sem, dengan urutan Sem - Arpakhsad - Selah - Eber.

Mengapa Eber yang adalah keturunan ke empat dari Sem menjadi begitu terkemuka atau menjadi begitu penting sehingga bahkan seluruh keturunan Sem disebut sebagai keturunan Eber??

Kita melihat beberapa hal penting.

1. Arti nama. Eber berarti "menyeberang" atau "orang yang menyeberang"

   Kata "Eber" inilah yang kemudian berkembang menjadi "Ibrani" yang juga berarti "orang yang menyeberang "

2. Eber, atau "orang yang menyeberang", menyeberang karena apa? Kita melihat ayat 6-12 disana ada seorang tokoh besar juga yakni Nimrod dari keturunan Ham adik Sem. 

Nimrod yang akhirnya memimpin keturunan Ham, bahkan hampir seluruh keturunan Nuh untuk membuat menara Babel karena Sinear adalah wilayah kerajaannya. 

Eber, karena ingin menjaga kesucian iman nya kepada Tuhan, akhirnya ia menyeberangi Sungai Efrat untuk menjauhkan diri dari hiruk pikuk dunia yang berusaha mencari sebuah persamaan dan pengakuan diri (11:1-9) dan menyombongkan diri dihadapan Allah.

3. Tindakan iman ini tidak berhenti pada pribadi Eber saja, ini kemudian berlanjut pada turunan nya yang datang beratus ratus tahun kemudian yakni Abraham (11:27 - 12:9). Abraham inilah yang akan disebut sebagai orang "Ibrani" - "orang yang menyeberang" (14:13) mengikuti jejak leluhurnya Eber yang menolak untuk ikut arus dunia yang semakin jauh meninggalkan Tuhan. 

Dengan demikian "Abraham orang Ibrani" menjadi gelar kehormatan bagi "Pewaris iman Eber"

Jika kita lihat daftar riwayat hidup orang orang sebelum Air Bah umur mereka panjang, bahkan ada yang hampir mencapai seribu tahun. Artinya bahwa Abram atau Abraham hidup se zaman dengan 10 generasi sebelum dia. 

Artinya bahwa estafet pengenalan akan Allah yang benar masih didengar langsung oleh Abram dari Sem dan tindakan keluar dari atau menyeberang yang diteladankan oleh Eber yang terjadi beratus tahun lalu masih diceritakan oleh Eber sendiri kepada Abram sehingga memantapkan iman Abram untuk keluar dari Ur Kasdim kemudian Haran untuk menuju tanah Kanaan.


Kata kedua yang mau kita bedah adalah "Efrat"

Efrat artinya dalam bahasa Ibrani "perat" berarti "sungai subur" atau "sungai yang menghasilkan buah" 

Artinya,  kita sebagai orang orang Ibrani rohani harus menyeberangi atau keluar dari hidup kita yang lama dan sia sia dan semu (perat - Efrat) yang akan hancur dalam kesia-siaan (bnd. Wahyu 9:13-15) bersama dengan menara Babel menuju kepada kehidupan yang penuh kenikmatan sorgawi (Kanaan yang penuh susu dan madu walaupun harus dengan perjuangan yang besar)

Galatia 9:3 berkata "jadi mereka yang hidup dalam iman, merekakah yang diberkati bersama sama dengan Abraham yang beriman itu"

Bagaimana caranya agar kita mampu mengambil keputusan untuk keluar dari zona nyaman dosa kepada hidup kekal yang berasal dari Tuhan?

Keluar dari zona nyaman dosa dan menuju hidup kekal yang berasal dari Tuhan memerlukan proses yang melibatkan kesadaran, pertobatan, dan komitmen untuk mengikuti Tuhan. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:

1. *Pengakuan Dosa*: Sadari dan akui dosa-dosa kita (1 Yohanes 1:9)

2. *Pertobatan*: Berbalik dari dosa dan menuju Tuhan (Kisah 3:19, Roma 2:4)

3. *Iman pada Yesus Kristus*: Percaya bahwa Yesus adalah Anak Tuhan dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat (Yohanes 3:16, Efesius 2:8-9)

4. *Pembaharuan Hidup*: Meninggalkan kehidupan lama dan hidup baru dalam Tuhan (Roma 6:4, 2 Korintus 5:17)

Karena Firman Tuhan berkata 

- "Karena upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." (Roma 6:23)

- "Jangan kamu menyesatkan diri: Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituai." (Galatia 6:7)

- "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10)


Dari Eber kita belajar taat pada Tuhan dan berusaha semaksimal mungkin agar generasi Kita kedepan juga tetap terpelihara Dan memelihara hubungan intim dengan TUHAN. Amin


TESBATAN, 1 Februari 2026

PDP. Kristovianus Masneno, S.Th,.M.Pd.

TENTANG RENDAH HATI

 "Jadilah besar dalam kerendahan hati". Kristov_ Belajar dari pohon besar yang rindang, dia tidak perlu berbicara tapi kehadiranny...